Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyeru kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah" (TQS. Ali Imran [3]:10) :::::::: "Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan umat yang menyeru kepada al-khoir (Al-Islam), menyeru kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang mungkar, merekalah orang-orang yang beruntung." (TQS. Alim-Imran [3]:104):::::::: Sesungguhnya Allah menyukai orang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh." (TQS. Ash-Shaff [61]:4)

Jumat, 11 Januari 2013

Gema Pembebasan Komsat Unhas Berkunjung ke HIMATIKA Unhas

Diposting oleh gp unhas at 10.02

Get free daily email updates!

Follow us!

Gema Pembebasan Komsat Unhas Berkunjung ke HIMATIKA Unhas-Ajang silaturahim atau kunjungan antar lembaga merupakan salah satu cara yang dilakukan oleh Gerakan Mahasiswa Pembebasan untuk menyebarkan opini kehadiran Gema Pembebasan sebagai gerakan mahasiswa yang menjadikan ideologi Islam sebagai mainstream geraknya dengan cita-cita luhur mengembalikan kehidupan Islam.

Hari Jumat malam (28/12/12) pukul 20.30 WITA, Indrawirawan dan Imam Ghazali M. (Gema Pembebasan Komsat Unhas) ditemani Muhammad Hilal (Pengurus Gema Pembebasan Daerah Makassar) mengadakan lawatan ke Himpunan Mahasiswa Matematika (HIMATIKA), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), Unhas. Saat dikunjungi, tampak para pengurus himpunan sedang sibuk mengecat spanduk dalam rangka menyukseskan program kerja mereka.
Kedatangan aktivist gema pembebasan ke sekret Himpunan Mahasiswa Matematika (HIMATIKA) di sambut dengan hangat oleh pengurus himpunan. Indrawirawan (Humas Gema Pembebasan Komsat Unhas) kemudian memaparkan maksud kedatangan mereka untuk memperkenalkan Gema Pembebasan di kalangan para aktivist organisasi internal kampus. Fahri (Ketua HIMATIKA) ditemani dengan Khaliq (Pengurus HIMATIKA) kemudian mengulik lebih dalam keingin tahuan mereka tentang Gema Pembebasan. Muhammad Hilal mengatakan bahwa Gema Pembebasan adalah sebuah gerakan mahasiswa yang menjadikan ideologi Islam sebagai basis gerakannya. Gema Pembebasan dalam geraknya berusaha membangun sebuah jaringan dakwah kampus se-Indonesia untuk mengkampanyekan pemikiran-pemikiran Islam dan solusi-solusi Islam atas segala permasalahan yang dihadapi ummat Islam.

Dalam diskusi, tukar pikiran, dan saling bertanya mengenai agenda masing-masing lembaga, Gema Pembebasan Komsat Unhas menjelaskan tentang program-program kerja mereka baik program kerja minggun atau pun bulanan. Di akhir diskusi, Gema Pembebasan Komsat Unhas meminta izin kesediaan pengurus HIMATIKA untuk menjadi pemateri jika suatu waktu diundang untuk menjadi pemateri. Respon baik ditunujukkan oleh pengurus HIMATIKA bahkan mereka mengusulkan agar Gema Pembebasan mengadakan diskusi panel dengan berbagai lembaga dakwah kampus Unhas sekelas LDK-MPM Unhas, KAMMI Komisariat Unhas, dsb.

Sebelum berpamitan untuk pulang, tak lupa dari Gema Pembebasan membagikan profil Gema Pembebasan dan buletin Media Pembebasan setelah itu Gema Pembebasan menyempatkan untuk berfoto bersama dengan pengurus HIMATIKA. Allahu Akbar. [IW]

If you Like This Article,Then kindly linkback to this article by copying one of the codes below.

URL Of Post:



Paste This HTML Code On Your Page:


Comments
0 Comments
 

Hadist

Dari Abi Nadhrah berkata: "Kami sedang berada bersama Jabir bin Abdullah, rodhiyallahu 'anhuma, dia berkata. (Rasuulullah Saw Bersabda) : "Hampir saja tidak boleh dibawa masuk ke negeri Iraq (diboikot) makanan sepotong roti-pun (qafizh), diboikot pula masuknya dirham,". Kami lalu bertanya kepada beliau, "Dari mana (bangsa) yang melakukan demikian?" Dia menjawab, "Orang orang 'Ajam (non Arab. Red. Amerika) yang memmboikotnya".
Kemudiannya Beliau berkata lagi, " Hampir–hampir saja tidak boleh dibawa masuk sekeping dinar kepada penduduk Syaam, tidak boleh pula dibawa masuk (diboikot) kepada penduduk Syaam se-takar-an makanan pun (mudyun)." Kami bertanya lagi, "Dari mana (bangsa) yang melakukan demikian? Beliau menjawab, "Dari bangsa Ruum. (Note : kita tahu Israel adalah imigran dari Ruum, utamanya dari Eropa, yang datang menjajah Palestine sejak tahun 1917). Kemudian diam sejenak.
Lalu dia berkata, Bersabda Rasuulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, "Akan segera tegak berdiri di akhir Ummat-Ku seorang Kholiifah (red. Beberapa saat, setelah pemboikotan itu terjadi), Kholifah akan membagi bagikan harta, dengan tanpa menghitung-hitung jumlahnya. (Shohih Muslim : 5189)

Dari Nu'man bin Basyir: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Masa Kenabian itu berlangsung di tengah-tengah kalian selama yang dikehendaki Allah, kemudian Dia mengangkatnya bila Ia hendak mengangkatnya. Kemudian berlangsung masa khilafah di atas manhaj kenabian selama yang dikehendaki Allah, kemudian Dia mengangkatnya bila Allah hendak mengangkatnya. Kemudian berlangsung masa kerajaan yang menggigit selama yang dikehendaki Allah, kemudian Dia mengangkatnya bila Dia hendak mengangkatnya. Kemudian berlangsung masa kerajaan yang sewenang-wenang selama yang dikehendaki Allah, kemudian Dia mengangkatnya bila Ia hendak mengangkatnya. Kemudian akan ada khilafah di atas manhaj kenabian." Kemudian beliau diam. [HR. Ahmad IV/273, Al-Baihaqi]