Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyeru kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah" (TQS. Ali Imran [3]:10) :::::::: "Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan umat yang menyeru kepada al-khoir (Al-Islam), menyeru kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang mungkar, merekalah orang-orang yang beruntung." (TQS. Alim-Imran [3]:104):::::::: Sesungguhnya Allah menyukai orang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh." (TQS. Ash-Shaff [61]:4)

Jumat, 01 Maret 2013

Galeri Dialog Pembebasan Edisi 39

0 komentar Diposting oleh Unknown at 22.26
Galeri Dialog Pembebasan Edisi 39 - Dialog Pembebasan #39 "Tanda-tanda Keruntuhan Kapitalisme" Jumat (1/3/13) pkl 16.15-18.00 wita @pelataran LT.3 MKU Unhas.

"Awalnya saya merasa terpaksa untuk ikut duduk sama2 disini, tapi setelah saya mendengar dan mengikuti arah pembicaraan saya sadar bahwa teman2 GP hanya mau mengajak kita untuk berpikir lebih daripada mahasiswa2 yg lain" komentar Sukri, Mahasiswa Pertanian 2012 pada Dialog Pembebasan #39 "Tanda-tanda Keruntuhan Kapitalisme" Jumat (1/3/13) pkl 16.15-18.00 wita @pelataran LT.3 MKU Unhas.
Dalam dialog Pembebasan Edisi 39 ini, tampil sebagai Fasilitator adalah Muhammad Ikram Sutanto. Tampak pada galeri foto di atas para Peserta menyimak pembicaraan dengan Seksama.
Baca »

Kamis, 13 Desember 2012

Dialogika#7 UNHAS : Ilusi Negara Demokrasi

0 komentar Diposting oleh Unknown at 14.14
dialogika-ilusi-negara-demokrasi
Makassar (05/12/2012), tidak kurang 30 orang mahasiswa mengikuti Diskusi Panel DIALOGIKA edisi ke-7 yang merupakan agenda bulanan dari Gema Pembebasan (GP) Komisariat Universitas Hasanuddin.

Kegiatan yang dilaksanakan di pelataran baruga A.P Pettarani Unhas ini dimulai pada pukul 16.15 hingga pukul 17.45 wita. Dialog yang bertemakan “Ilusi Negra Demokrasi” menghadirkan tiga pembicarai yakni, Marwan (HIMAPOL Unhas), Rizal Fauzi (IMM Eksotik Unhas), Ahmad Masri (Gema Pembebasan Komsat Unhas) dan bertindak sebagai moderator Indrawirawan. Dalam diskusi ini ternyata demokrasi yang memiliki makna “Dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat” merupakan sistem yang cacat karena dalam praktiknya tidak sesuai dengan konsepnya melainkan hanya golongan tertentu yang menikmatinya. Sistem demokrasi yang dianut di Indonesia adalah sistem demokrasi Pancasila merupakan biang permasalahan di negeri ini karena terbukti sistem demokrasi tidak melahirkan pemimpin yang berkualitas dan hanya melahirkan pemimpin yang mempunyai popularitas.
Baca »

Selasa, 04 Desember 2012

Gema Pembebasan Silaturrahim ke PK Identitas

0 komentar Diposting oleh Unknown at 22.04
Gerakan Mahasiswa Pembebasan Komisariat Unhas-Senin (26/09/2012), Gerakan Mahasiswa Pembebasan Komisariat Unhas menyambangi markas lembaga peberbitan kampus Identitas Unhas. Agenda yang oleh Gerakan Mahasiswa Pembebasan dinamai Muhibah ini telah menjadi agenda rutin pekanan untuk melakukan kunjungan ke organisasi-organisasi atau lembaga kemahasiswaan, organisasi kedaerahan dan pers.
Baca »

Kamis, 22 November 2012

Program Kerja Rutin Gema Pembebasan

0 komentar Diposting oleh Unknown at 08.49
Program Kerja Rutin Gema Pembebasan
Gerakan Mahasiswa Pembebasan-Dalam menjalankan aktifitasnya, Gerakan Mahasiswa Pembebasan Komsat Unhas selalu mengacu pada program kerja rutin yang telah ditetapkan. Adapun program kerja rutin Gema Pembebasan, adalah sebagai berikut :
Baca »
 

Hadist

Dari Abi Nadhrah berkata: "Kami sedang berada bersama Jabir bin Abdullah, rodhiyallahu 'anhuma, dia berkata. (Rasuulullah Saw Bersabda) : "Hampir saja tidak boleh dibawa masuk ke negeri Iraq (diboikot) makanan sepotong roti-pun (qafizh), diboikot pula masuknya dirham,". Kami lalu bertanya kepada beliau, "Dari mana (bangsa) yang melakukan demikian?" Dia menjawab, "Orang orang 'Ajam (non Arab. Red. Amerika) yang memmboikotnya".
Kemudiannya Beliau berkata lagi, " Hampir–hampir saja tidak boleh dibawa masuk sekeping dinar kepada penduduk Syaam, tidak boleh pula dibawa masuk (diboikot) kepada penduduk Syaam se-takar-an makanan pun (mudyun)." Kami bertanya lagi, "Dari mana (bangsa) yang melakukan demikian? Beliau menjawab, "Dari bangsa Ruum. (Note : kita tahu Israel adalah imigran dari Ruum, utamanya dari Eropa, yang datang menjajah Palestine sejak tahun 1917). Kemudian diam sejenak.
Lalu dia berkata, Bersabda Rasuulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, "Akan segera tegak berdiri di akhir Ummat-Ku seorang Kholiifah (red. Beberapa saat, setelah pemboikotan itu terjadi), Kholifah akan membagi bagikan harta, dengan tanpa menghitung-hitung jumlahnya. (Shohih Muslim : 5189)

Dari Nu'man bin Basyir: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Masa Kenabian itu berlangsung di tengah-tengah kalian selama yang dikehendaki Allah, kemudian Dia mengangkatnya bila Ia hendak mengangkatnya. Kemudian berlangsung masa khilafah di atas manhaj kenabian selama yang dikehendaki Allah, kemudian Dia mengangkatnya bila Allah hendak mengangkatnya. Kemudian berlangsung masa kerajaan yang menggigit selama yang dikehendaki Allah, kemudian Dia mengangkatnya bila Dia hendak mengangkatnya. Kemudian berlangsung masa kerajaan yang sewenang-wenang selama yang dikehendaki Allah, kemudian Dia mengangkatnya bila Ia hendak mengangkatnya. Kemudian akan ada khilafah di atas manhaj kenabian." Kemudian beliau diam. [HR. Ahmad IV/273, Al-Baihaqi]