Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyeru kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah" (TQS. Ali Imran [3]:10) :::::::: "Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan umat yang menyeru kepada al-khoir (Al-Islam), menyeru kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang mungkar, merekalah orang-orang yang beruntung." (TQS. Alim-Imran [3]:104):::::::: Sesungguhnya Allah menyukai orang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh." (TQS. Ash-Shaff [61]:4)

Selasa, 05 Februari 2013

Narkoba Dan Pergaulan Bebas

Diposting oleh gp unhas at 15.03

Get free daily email updates!

Follow us!

Narkoba Dan Pergaulan Bebas - Jumat 1 januari 2013, Gerakan Mahasisiwa Pembebasan Komisariat Unhas kembali menyajikan jamuan rutin kepada civitas akademika unhas dengan kegiatan rutin pekanan, dialog pembebasan. Dialog pembebasan edisi ke-35 ini kembali mengangkat tema yang sangat relevan dengan kegelapan yang menimpa negeri ini,” Narkoba Dan Pergaulan Bebas” itulah tema yang terucap  dari alat artikulasi fasilitator yang kemudian menggema ditelinga peserta dialog pembebasan sore ini.

Narkoba dan pergaulan bebas,  inilah yang menjadi ukuran gaul tidaknya remaja kita hari ini, mereka dianggap culun bahkan tidak mendapat tempat dalam pergaulannya ketika tidak punya pacar, punya pacar tetapi tidak menciumnya, menciumnya namun tidak berhubungan dengannya dan lebih dari itu, mengonsumsi barang harampun tak lepas dari tolak ukur mereka. Sebenarnya beberapa komponen bangsa ini sadar akan dampak negatif keadaan ini namun sayang kesadaran itu tak tercermin ketika kita bertanya apa solusinya ?.

“Bagaimana solusi yang ditawarkan oleh BNN terhadap masalah ini?” tanya salah seorang  peserta dioalog pembebasan sore itu kepada forum, tak menunggu waktu lama gayung langsung bersambut. Kanda Ahmad Masri ketua GP komsat UH pun menjawab pertanyaan tersebut “BNN telah melakukan beberapa langkah seperti penyuluhan-penyuluhan melalui duta-duta narkoba, rehabilitasi serta regulasi atau Undang-Undang. Namun sayang, segala langkah-langkah tersebut terbukti gagal memerangi narkoba itu terbukti dengan peningkataan kasus narkoba dari tahun ketahun yang semakin tak terkendali”.

Narkoba Dan Pergaulan Bebas
Suasana Dialog Pembebasan #35
Sejak dimulai pukul 16.30, semakin lama dialog pembebasan ini berlangsung semakin banyak pula argumen-argumen yang bermunculan hingga adu argumen antar peserta pun tak terhindarkan, akan tetapi seperti kegiatan-kegiatan Gema Pembebasan sebelumnya adu argumen tersebut berlangsung tertib dan sangat mencerminkan nilai kesopanan. Kak Wahid mengemukakan teori yang mengatakan bahwa masalah-masalah besar seperti narkoba, pergaulan bebas, HIV, dll ini adalah hasil dari proyek besar untuk mengurangi jumlah penduduk dunia sehingga dengan masalah itu pembunuhan yang lebih kasar dapat dihindari. Namun seorang peserta menyangga teori yang dikemukakan kak wahid “teori konspirasi semacam ini adalah teori yang lebay karena tidak dapat dibuktikan kebenarannya secara empirik”.

Secara kasat mata memang kita melihat pemerintah sebagai pelayan, pelindung dan pengayom masyarakat tidak mampu menjaga masyarakatnya, malah semakin menjerumuskan masyarakatnya kedalam jurang-jurang kemaksiatan ala sekuler-kapitalis hal ini terbukti dengan regulasi yang lemah serta tidak adanya keseriusan untuk menyelesaikan ini. Satu realita yang sangat miris adalah berdirinya tempat-tempat prostitusi dan club-club malam yang menjadi pertanda bahwa indonesia sedang asik mengkomersialisasi jurang kemaksiatan ini. Penertiban wanita pezinah atau yang lebih keren dengan nama PSKpun sangat tidak serius.

Jadi kesimpulan yang di dapat diperoleh dari dialog pembebasan yang dihadiri belasan mahasiswa hebat ini adalah sekali lagi sistem kufur demokrasi ala kapitalisme dengan segala antek-anteknya terbukti GAGAL menyejahterakan, malah semakin menjerumuskan masyarakat kejurang kemaksiatan. dan Daulah Khilafah Islamiyah-lah yang mampu mengubah segalannya menjadi lebih baik. Bersatu Bergerak Tegakkan Ideologi Islam. Allahu akbar.... [Almunatsir]

If you Like This Article,Then kindly linkback to this article by copying one of the codes below.

URL Of Post:



Paste This HTML Code On Your Page:


Comments
0 Comments

0 komentar:

Have any question? Feel Free To Post Below:

No Spam...!
No Pornography...!
No Sukelarism...!
No Capitalism....!
No Liberalism...!
No Socialism...!
No Nationalism....!

 

Hadist

Dari Abi Nadhrah berkata: "Kami sedang berada bersama Jabir bin Abdullah, rodhiyallahu 'anhuma, dia berkata. (Rasuulullah Saw Bersabda) : "Hampir saja tidak boleh dibawa masuk ke negeri Iraq (diboikot) makanan sepotong roti-pun (qafizh), diboikot pula masuknya dirham,". Kami lalu bertanya kepada beliau, "Dari mana (bangsa) yang melakukan demikian?" Dia menjawab, "Orang orang 'Ajam (non Arab. Red. Amerika) yang memmboikotnya".
Kemudiannya Beliau berkata lagi, " Hampir–hampir saja tidak boleh dibawa masuk sekeping dinar kepada penduduk Syaam, tidak boleh pula dibawa masuk (diboikot) kepada penduduk Syaam se-takar-an makanan pun (mudyun)." Kami bertanya lagi, "Dari mana (bangsa) yang melakukan demikian? Beliau menjawab, "Dari bangsa Ruum. (Note : kita tahu Israel adalah imigran dari Ruum, utamanya dari Eropa, yang datang menjajah Palestine sejak tahun 1917). Kemudian diam sejenak.
Lalu dia berkata, Bersabda Rasuulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, "Akan segera tegak berdiri di akhir Ummat-Ku seorang Kholiifah (red. Beberapa saat, setelah pemboikotan itu terjadi), Kholifah akan membagi bagikan harta, dengan tanpa menghitung-hitung jumlahnya. (Shohih Muslim : 5189)

Dari Nu'man bin Basyir: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Masa Kenabian itu berlangsung di tengah-tengah kalian selama yang dikehendaki Allah, kemudian Dia mengangkatnya bila Ia hendak mengangkatnya. Kemudian berlangsung masa khilafah di atas manhaj kenabian selama yang dikehendaki Allah, kemudian Dia mengangkatnya bila Allah hendak mengangkatnya. Kemudian berlangsung masa kerajaan yang menggigit selama yang dikehendaki Allah, kemudian Dia mengangkatnya bila Dia hendak mengangkatnya. Kemudian berlangsung masa kerajaan yang sewenang-wenang selama yang dikehendaki Allah, kemudian Dia mengangkatnya bila Ia hendak mengangkatnya. Kemudian akan ada khilafah di atas manhaj kenabian." Kemudian beliau diam. [HR. Ahmad IV/273, Al-Baihaqi]