Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyeru kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah" (TQS. Ali Imran [3]:10) :::::::: "Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan umat yang menyeru kepada al-khoir (Al-Islam), menyeru kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang mungkar, merekalah orang-orang yang beruntung." (TQS. Alim-Imran [3]:104):::::::: Sesungguhnya Allah menyukai orang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh." (TQS. Ash-Shaff [61]:4)

Kamis, 14 Februari 2013

Sistem Pendidikan Islam Lahirkan : Ibnu Sina

0 komentar Diposting oleh Unknown at 09.08
biografi ibnu sina sistem pendidikan islam
Sistem Pendidikan Islam Lahirkan : Ibnu Sina - Dunia Islam memanggilnya dengan sebutan Ibnu Sina. Namun di kalangan orang-orang Barat, ia dikenal dengan panggilan Avicenna. Ia merupakan seorang filsuf, ilmuwan, dan juga dokter pada abad ke-10. Karyanya yang sangat terkenal adalah Qanun fi Thib atau The Canon of Medicine yang merupakan rujukan di bidang kedokteran selama berabad-abad.

Al Qanun 11 al-Tibb yang di Barat dikenal dengan Canons, boleh dikata merupakan 'kitab suci' ilmu kesehatan pada masanya. Tanpa merujuk ke buku tersebut, ilmu obat-obatan dan farmakologi dirasakan tidak akan sempurna. Tidak heran bila Ibnu Sina, pengarang buku tersebut begitu dihargai kejeniusan dan kontribusinya dalam ilmu kedokteran, sampai sekarang.
Baca »

Rabu, 13 Februari 2013

Harun Al-Rasyid, Khalifah Pemberani

0 komentar Diposting oleh Unknown at 06.02
Harun Al-Rasyid, Khalifah Pemberani - Harun Al-Rasyid adalah khalifah islam kelima dari Kerajaan Abbasiyah, lahir dari khalifah Al-Mahdi dan wanita mantan Al-Khayzuran. Harun Al-Rasyid menerima sebagian besar pendidikannya dari Yahya, Barmakid (seorang pendukung setia ibu Harun).

Ketika memasuki masa remaja, Harun memimpin beberapa pertempuran melawan Kekaisaran Romawi Timur, di mana keberhasilan memperoleh gelar Jenderal dengan sebutan ‘Al-Rasyid‘ (yang mengikuti jalan benar, atau orang yang benar). Dia juga ditunjuk sebagai gubernur Armenia, Azerbaijan, Mesir, Suriah dan Tunisia, yang diberikan Yahya untuknya.
Baca »

Selasa, 15 Januari 2013

Umat Islam Punya Pedang Terhebat di Dunia

0 komentar Diposting oleh Unknown at 15.26
Umat Islam Punya Pedang Terhebat di Dunia-Kejayaan dunia Islam masa lalu merupakan sebuah realitas yang sengaja ditutupi oleh musush-musuh Islam yang tiada lain tujuannya ingin mengarahkan ummat Islam agar tidak bangga dengan dirinya sendiri. Bangga dengan dirinya sebagai Khairu Umma.

Jauh sebelum kebangkitan Eropa yang pada waktu masih berada pada abad kegelapan, peradaban modern nan cemerlang telah dibangun oleh ummat Islam. Dengan spirititualitas yang tinggi, penjagaan hukum-hukum Allah yang terjaga, adanya seorang pemimpin ummat atau Khilafah yang betul-beyul mengurusi umatnya di bawah sebuah naungan instistusi negara membuat ummat Islam menjadi umat number wahid di dunia.

Baca »
 

Hadist

Dari Abi Nadhrah berkata: "Kami sedang berada bersama Jabir bin Abdullah, rodhiyallahu 'anhuma, dia berkata. (Rasuulullah Saw Bersabda) : "Hampir saja tidak boleh dibawa masuk ke negeri Iraq (diboikot) makanan sepotong roti-pun (qafizh), diboikot pula masuknya dirham,". Kami lalu bertanya kepada beliau, "Dari mana (bangsa) yang melakukan demikian?" Dia menjawab, "Orang orang 'Ajam (non Arab. Red. Amerika) yang memmboikotnya".
Kemudiannya Beliau berkata lagi, " Hampir–hampir saja tidak boleh dibawa masuk sekeping dinar kepada penduduk Syaam, tidak boleh pula dibawa masuk (diboikot) kepada penduduk Syaam se-takar-an makanan pun (mudyun)." Kami bertanya lagi, "Dari mana (bangsa) yang melakukan demikian? Beliau menjawab, "Dari bangsa Ruum. (Note : kita tahu Israel adalah imigran dari Ruum, utamanya dari Eropa, yang datang menjajah Palestine sejak tahun 1917). Kemudian diam sejenak.
Lalu dia berkata, Bersabda Rasuulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, "Akan segera tegak berdiri di akhir Ummat-Ku seorang Kholiifah (red. Beberapa saat, setelah pemboikotan itu terjadi), Kholifah akan membagi bagikan harta, dengan tanpa menghitung-hitung jumlahnya. (Shohih Muslim : 5189)

Dari Nu'man bin Basyir: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Masa Kenabian itu berlangsung di tengah-tengah kalian selama yang dikehendaki Allah, kemudian Dia mengangkatnya bila Ia hendak mengangkatnya. Kemudian berlangsung masa khilafah di atas manhaj kenabian selama yang dikehendaki Allah, kemudian Dia mengangkatnya bila Allah hendak mengangkatnya. Kemudian berlangsung masa kerajaan yang menggigit selama yang dikehendaki Allah, kemudian Dia mengangkatnya bila Dia hendak mengangkatnya. Kemudian berlangsung masa kerajaan yang sewenang-wenang selama yang dikehendaki Allah, kemudian Dia mengangkatnya bila Ia hendak mengangkatnya. Kemudian akan ada khilafah di atas manhaj kenabian." Kemudian beliau diam. [HR. Ahmad IV/273, Al-Baihaqi]