Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyeru kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah" (TQS. Ali Imran [3]:10) :::::::: "Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan umat yang menyeru kepada al-khoir (Al-Islam), menyeru kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang mungkar, merekalah orang-orang yang beruntung." (TQS. Alim-Imran [3]:104):::::::: Sesungguhnya Allah menyukai orang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh." (TQS. Ash-Shaff [61]:4)

Senin, 20 Januari 2014

Menguatkan Peran dan Fungsi Ulama

0 komentar Diposting oleh Unknown at 03.25
Sejak dulu, ulama memiliki peran yang sangat besar dalam berbagai peristiwa sejarah penting, terutama sejarah perubahan masyarakat (social engineering). Bahkan nyaris tidak ada satu pun perubahan masyarakat di dunia ini yang tidak melibatkan peran ulama. Mereka jugalah orang pertama yang menyebarkan kesadaran ini di tengah-tengah masyarakat hingga masyarakat memiliki kesadaran kolektif untuk melakukan perubahan. Jika kesadaran terhadap kerusakan masyarakat belum tumbuh di tengah-tengah masyarakat, niscaya tidak akan tumbuh pula keinginan untuk berubah, apalagi upaya untuk melakukan perubahan. Dari sini bisa disimpulkan, bahwa ulama merupakan sumber dan inspirasi perubahan.

Sayang, seiring dengan kemunduran taraf berpikir umat Islam, yang diimbuhi dengan proses sekularisasi di Dunia Islam, umat Islam mulai kesulitan menemukan sosok ulama yang mampu menggerakkan perubahan, seperti yang pernah dilakukan Nabi saw. Yang kita dapati adalah ulama yang fakih dalam masalah agama, tetapi tidak memiliki visi politik dan negarawan yang handal. Akhirnya, mereka mudah dimanfaatkan oleh musuh-musuh Islam. Ada pula ulama yang memisahkan diri dari kekuasaan dan politik, dengan alasan, politik itu kotor dan najis.

Akibatnya, mereka tidak mampu memberikan konstribusi bagi perubahan masyarakat dan negaranya. Mereka asyik dengan ibadah-ibadah ritual yang sejatinya justru memberangus predikatnya sebagai pewaris nabi. Ada pula ulama yang, sadar atau tidak, terkooptasi oleh pemerintah kufur dan antek-anteknya. Mereka rela menjual agamanya untuk kepentingan dunia.  Jahatnya lagi, mereka bahkan rela menyerahkan saudara-saudara Muslimnya untuk memenuhi keinginan kaum kafir.  Ada pula yang bertingkah bak seorang artis yang hanya mengejar popularitas belaka. Lantas, apa fungsi dan peran ulama sesungguhnya?
Baca »

Rabu, 09 Oktober 2013

Gema Pembebasan Unhas, sambut Maba dengan IPK4

0 komentar Diposting oleh Unknown at 00.43
Gema Pembebasan Unhas, sambut Maba dengan IPK4
Gema Unhas/Doc. GP Unhas
Makassar-gemapembebasan. Bulan September dalam dunia akademik adalah bulan-bulan awal masuknya mahasiswa baru di kampus ataupun di universitas. Momen mahasiswa baru adalah sebuah momen dimana mahasiswa harus mengenal lingkungan baru, beradaptasi, mengenal kampus, maupun mengenal lembaga dan gerakan mahasiswa.

Gerakan mahasiswa pembebasan  sebagai sebuah gerakan mahasiswa yang lahir dari rahim ideologi Islam juga berusaha memperkenalkan geliat dirinya dalam ranah kampus. Hal ini pula yang mendasari sehingga gerakan mahasiswa (gema) pembebasan komsat Universitas Hasanudin (Unhas) melakukan sebuah agenda penyambutan mahasiswa baru (maba) yang dikemas dalam bentuk training. Training ini dinamamakan training IPK4.

Training IPK4 (Integrity Personality, Kreatif, Komunikatif, Kooperatif, Komprehensif) yang diadakan oleh gema pembebasan komsat Unhas mengambil tempat di LT. (Lecture Theatre) 8 MKU Unhas. Acara training terlaksana pada hari Ahad, 08 September 2013 dimulai dari jam 08.15 s/d 13.00 WITA denga tema “Menjadi mahasiswa lebih dari Mahasiswa”.
Baca »

Kamis, 12 September 2013

Mahasiswa, Entitas dan Identitas Solusi Perubahan

0 komentar Diposting oleh Unknown at 17.54

Mahasiswa, Entitas dan Identitas Solusi Perubahan

Pemuda atau lebih tepatnya mahasiswa masih menjadi sebuah kasta yang patut diperhitungkan di tengah-tengah masyarakat terlebih pada lapisan dan tingkatan akar rumput. Masih tersemat harapan besar di pundak mahasiswa sebagai sosok ideal yang masih memiliki idealisme yang tinggi, energik dan selalu bersemangat disetiap kesempatan.

Kesempatan menjadi mahasiswa di negeri ini terbilang masih mahal tetap bertahan pada level tersier. Pasalanya, baru 7,2 persen anak bangsa nikmati bangku kuliah (Pikiran Rakyat, 05/12). Indonesia adalah negara yang memiliki lebih dari 220 juta penduduk, namun untuk tingkat partisipasi kasar pendidikan tinggi baru mencapai 18,4 persen terhadap populasi penduduk berusia 19-24 tahun (Kompas, 3/11).

Kesempatan Emas

Berdasar fakta di atas, menjadi seorang mahasiswa tidak boleh disepelekan apalagi berlalu begitu saja dengan kehampaan. Mahasiswa adalah entitas untuk perubahan. Mahasiswa dengan entitas dan identitasnya merupakan sebuah keberadaan yang unik dan berbeda. Pemuda (syabab), mahasiswa sebuah entitas dan identitas kekuatan intelektualitas masyarakat sekaligus sebagai pembawa dan penjaga nilai-nilai ideal dalam sebuah tatanan kehidupan masyarakat. Karena orientasi idealis dan pembelaannya pada kebenaran, sebagian ahli memasukkannya ke dalam kelompok cendikiawan (Arief Budiman 1983: 150).
Baca »

Selasa, 10 September 2013

Pilwalkot Makassar dan Sikap Politik Mahasiswa

2 komentar Diposting oleh Unknown at 22.43
Makassar. Gema Pembebasan-Forum bebas gerakan mahasiswa pembebasan, Dialog Pembebasan kembali hadir di kampus merah Universitas Hasanuddin. Dialog Pembebasan dalam seri ke lima puluh dua ini mengambil tajuk “Pilwalkot dan Sikap Politik Mahasiswa”.

Dialog pembebasan dilaksanakan pada hari Rabu, 04 September 2013. Mengambil tempat di sekitar pelataran ruangan kuliah Mata Kuliah Umum (MKU) Unhas. Sekira 20-an peserta forum bergumul membentuk lingkaran dalam diskusi bebas kali ini. Dialog dimulai sekitar pukul 16.15 WITA bertindak sebagai fasilitator adalah Busrah Hisam Ardans. Salah satu anggota gerakan mahasiswa (gema) pembebasan komsat Unhas angkatan 2011, mahasiswa fakultas peternakan.

Isu yang diambil merupakan isu lokal untuk wilayah kota Makassar. Tema ini terkait dengan kondisi politik kota Makassar yang memanas menjelang pemilihan umum wakil dan walikota Makassar di sekitar pertengahan bulan ini.

Perjamuan pesta demokrasi di tingkat kota provinsi ini merupakan salah satu pilar demokrasi dalam bidang pemerintahan. Setidaknya ada 10 calon walikota dan wakil walikota yang berkompetisi dalam perhelatan dalam memperubutkan tampuk kepemimpinan di tingkat kota ini menjelang berakhirnya masa jabatan Ilham Arif Sirajuddin dan Supomo Guntur.

Perbincangan peserta diskusi membahas mengenai manuver-manuver politik para calon walikota dalam memenangkan proses pemilihan umum ini. Manuver-manuver politik yang dimainkan oleh para calon walikota ini, seperti biasa tetap menonjolkan jualan-jualan janji manis yang sifatnya pragmatisme. “Beberapa calon walikota menjanjikan listrik gratis, sewa pete-pete gratis dan ada pula yang mengiming-imingi masyarakat dengan sejumlah uang jutaan rupiah per satu keluarga dalam mengembangkan usaha”, papar Busrah.

Dalam selebaran yang dibagikan oleh gerakan mahasiswa pembebasan komsat Unhas disampaikan salah satu isu yang ditonjolkan adalah permasalahan gender. Muhyina Muin yang merupakan salah satu calon walikota Makassar mengemukakan bahwa keterwakilan dan aspirasi perempuan perpolitikan di Indonesia, khususnya di Makassar masih sangat kurang. Pemimpin perempuan harus memperjuangkan hak-hak perempuan dan memberikan ruang yang sama antara laki-laki dan perempuan dalam setiap kebijakan yang diambil. Demokrasi memang menjadi bekingan tetap bagi kesetaraan gender.

Tema kali ini menghadirkan banyak pertanyaan serta tanggapan dari peserta forum ini mengenai aksi politik pemerintah yang menjajikan sebuah harapan kepada masayarakat, namun itu hanyalah sebuah modus politik belaka. Pendidikan politik dalam sistem demokrasi hanya mengahasilkan sikap utilitarian, pragmatisme, hanya mengejar asas manfaat belaka. Praktek ini gampang terlihat dengan ketidak konsistenan masyarakat dalam menentukan siapa yang mereka pilih. Tergantung kepada seberapa besar angpau yang mereka dapatkan. Sehingga praktek black campaign, serangan fajar sudah menjadi cerita lama dalam mekanisme pemilihan umum ini.

“Sebagai seorang mahasiswa kita harus menentukan sikap politik sebagai refleksi fakta yang terjadi di masyarakat dewasa ini. Sikap politik sebagai seorang muslim senantiasa harus disandarkan pada pandangan politik dalam Islam. Dalam Islam, politik artinya mengurusi urusan ummat”, imbuh Indra dalam dialog kali ini.

Dalam Islam membimbing manusia untuk mengikatkan diri dalam setiap aktivitasnya. Salah satu aktivitas itu adalah pandangan politik seorang mahasiswa. Dalam Islam, pemilu memang ada dan dibolehkan (mubah).  Sebab, kekuasaan itu ada di tangan umat (as-sulthan li al-ummah). Ini merupakan salah satu prinsip dalam sistem pemerintahan Islam (Khilafah). Prinsip ini terlaksana melalui metode ba’iat dari pihak umat kepada seseorang untuk menjadi khalifah. Namun, perlu dipahami, bahwa pemilu hanyalah cara (uslub), bukan metode (thariqah). Cara mempunyai sifat tidak permanen dan bisa berubah-ubah, sedangkan metode bersifat tetap dan tidak berubah-ubah. [] Adi/IW
Baca »

Minggu, 28 April 2013

BBM Naik : Tinggalkan Demokrasi, Tegakkan Khilafah

0 komentar Diposting oleh Unknown at 07.00
aksi damai gema unhas
Makassar (26/04), Gerakan Mahasiswa Pembebasan Komisariat Unhas menggelas aksi damai terkait dengan rencana pemerintah untuk membatasi subsidi bahan bakar minyak (BBM) dan menaikkan harganya menjadi Rp6.500 sampai Rp7.000 per liter.

Aksi dimulai ditugu Universitas Hasanuddin tepat pukul 13.30 wita, kemudian longmarch menuju pintu 1 (satu) Unhas. Pada aksi tersebut, mereka membentangkan spanduk yang bertuliskan tema aksi “Tolak Pencabutan Subsidi BBM, Tumbangkan Rezim SBY Neoliberal, Tegakkan Khilafah”. Massa juga membawa poster yang berisikan tuntutan untuk segera membatalkan rencana tersebut, serta ajakan untuk meninggalkan demokrasi.

Dalam orasinya, Ikram (Koordinator Agitasi dan Propaganda Gema Pembebasan Komsat Unhas) menyatakan bahwa “wacana penerapan dua jenis harga BBM hanyalah akal bulus pemerintah untuk menipu rakyatnya. Alasan APBN yang membengkak juga tidak bisa kita terima begitu saja, karena permasalahan APBN sebenarnya bukan disebebkan oleh subsidi. Tapi karena pembayaran bunga dan cicilan pokok utang negara  sebesar Rp171.1 triliun, serta pembelanjaan lain yang tidak produktif”. Orator lainnya manambahkan “Rencana pemerintah ini katanya aka menghemat uang negara Rp30 triliun, padahal masih ada sisa saldo APBN 2012 sebesar 32,77 triliun dan sisa lebih anggaran sebesar 43 triliun. Maka semakin jelas, kalau ada permainan dibalik ini semua”

Baca »

Rabu, 24 April 2013

Balada Krisis Pangan di Negeri Mapan

0 komentar Diposting oleh Unknown at 19.48
gemapembebasanunhas -  Diskusi Panel DIALOGIKA edisi 9 dengan tema "Balada Krisis Pangan di Negeri Mapan" yang mengudang pembicara dari:
- BEM Pertanian Unhas
- BEM Perikanan Unhas,
- Humas Gema Pembebasan Komsat Unhas

Rabu (17 April 2013) pukul 16.00-18.00 wita
@Pelataran Baruga AP.Pettarani Unhas
dialogika anak unhas, gema pembebasan unhas
humas gema unhas

dialogika anak unhas, gema pembebasan unhas


Baca »

Sabtu, 20 April 2013

Meningkatkan Kualitas Kepribadian Islam

0 komentar Diposting oleh Unknown at 04.29
Tsaqafah - Dalam membahas dan mengungkap kepribadian manusia telah banyak dilakukan oleh manusia. Kepribadian manusia menjadi teka-teki tersendiri bagi mereka. Kepribadian ini telah banyak dikaji oleh orang-orang Barat hingga Islam pun mengkaji permasalah demikian.

Kepribadian manusia penting untuk diidentifikasi pasalnya ini menjadi misteri kenapa manusia melakukan sesuatu dan dengan ini pula kita dapat merubah suatu kaum. Kepribadian manusia salah satunya telah dirumuskan dengan cemerlang oleh salah satu ulama Islam dewasa ini dengan sangat gamblang yaitu Syaikh Taqiyuddin An Nabhani.  Menurut syaikh Taqiyuddin An Nabhani bahwa kepribadian (syakshyiah) dibentuk dari pemikiran (aqliyah) dan perasaan (nafshiyah) seseorang. Jadi, unsur pembentuk sebuah kepribadian seseorang adalah pemikiran dan perasaan.

Sehingga dengan definisi ini, maka akan dikenal secara umum kepribadian yaitu kepribadian yang Islami, kepribadian unik (amburadul) dan kepribadian yang tidak Islami. Kepribadian yang unik (amburadul) sebenarnya termasuk kepribadian yang tidak Islami pasalnya dalam kepribadian yang unik biasanya tidak terjadi perpaduan sumber yang sama antara pemikiran dan perasaan. Pemikiran dan perasaannya berasal dari sumberyang berbeda. Misalnya, seseorang yang memiliki perasaan yang Islami tetapi pemikirannya mengambil atau bersandar pada Kapitalisme-Sekularisme maupun Materialisme-Sosialisme.
Baca »

Minggu, 10 Maret 2013

Densus 88 Pembasmi Teror atau Penebar Teror ?

0 komentar Diposting oleh Unknown at 06.09
"Ada wacana pembubaran DENSUS 88, terkait banyaknya kasus "Extra Judicial Killing", namun disisi lain ketua BNPT Ansyad Mbai mengatakan "siapa lagi yg melindungi Indonesia dari aksi terorisme ?"

Hadiri...
Dialog Pembebasan #5 tema: "Densus 88 Pembasmi Teror atau Penebar Teror ?"
Fasilitator: Abd khaliq (aktivis GP UNHAS) 
Senin, 11/3/2013 pukul 16.10-18.00 Wita 
di bawah tangga kampus Gowa Fakultas Teknik Unhas.

Gema Pembebasan Komsat Unhas Biro Teknik Gowa
Bersatu Bergerak Tegakkan Ideologi ISLAM
Baca »

Galeri Dialog Pembebasan Edisi 40

0 komentar Diposting oleh Unknown at 05.18
Galeri Dialog Pembebasan Edisi 40 - Tema yang diangkat dalam dialog pembebasan seri ke 40 ini adalah “89 tahun tanpa KHILAFAH”. GP sengaja mengangkat tema ini sebagai bentuk refleksi atas runtuhnya perisai kaum muslim ini di tahun 1924.

Baca »

89 Tahun Tanpa Khilafah

0 komentar Diposting oleh Unknown at 04.52
89 Tahun Tanpa Khilafah - Jumat, 08 Maret 2013 pukul 16.15 bertempat di depan Ruang LT. 3 Unhas, Gerakan Mahasiswa Pembebasan kembali mengadakan dialog terbuka untuk kesekian kalinya. Kurang lebih 20an peserta tampak memadati halaman LT.3. Tema yang diangkat dalam dialog pembebasan seri ke 40 ini adalah “89 tahun tanpa KHILAFAH”. GP sengaja mengangkat tema ini sebagai bentuk refleksi atas runtuhnya perisai kaum muslim ini di tahun 1924.

Dialog pembebasan kali ini difasilitasi oleh Annas Hawa. Sebelum dialog berjalan lebih lanjut, fasilitator memberikan preview atas tema yang diangkat. Beliau memaparkan garis besar mengapa negeri adidaya ini bisa runtuh. “3 Maret tepatnya tahun 1924, negeri Khilafah resmi diruntuhkan oleh penghianat Islam Mustafa Kemal Attaturk (Bapak Turki) La’natullah,” pungkasnya. Bukan sekedar mengenang, namun mengambil makna agar memahami apa obat bagi kehancuran Khilafah Islam yg pernah menaungi seluruh Muslim. Meniti sejarah memahami kesalahan masa lalu untuk jadi amaran bagi jalan yang dibangun di masa depan ketika menyambut kembalinya Khilafah.
Baca »

Jumat, 08 Maret 2013

SMS Dakwah : Daulah Islam bukan Khayalan

0 komentar Diposting oleh Unknown at 19.05
Daulah Islam bukanlah khayalan seseorang yang tengah bermimpi, 
sebab terbukti telah memenuhi pentas sejarah selama 13 abad. 

Ini adalah kenyataan. 
Keberadaan daulah Islam merupakan sebuah kenyataan di masa lalu 
dan akan menjadi kenyataan pula di masa depan, tidak lama lagi. 

Sebab, 
Baca »

Kamis, 07 Maret 2013

Mencari Ilmu yang Paling Utama

0 komentar Diposting oleh Unknown at 11.30
Ilmu yang Paling Utama
Mencari Ilmu yang Paling Utama - Apakah ilmu yang paling utama untuk dipelajari umat Islam?  Dalam beberapa kali seminar tentang peradaban Islam, di mana disampaikan berbagai prestasi sains dan teknologi umat Islam di masa Khilafah, sering muncul pertanyaan, “apakah itu ilmu-ilmu yang paling utama, yang akan mendekatkan kita kepada Allah?”

Di sisi lain ada fenomena di antara calon mahasiswa (Muslim) yang galau ketika memilih program studi di perguruan tinggi.  Ada di antara mereka yang bertanya, “Ustadz, keahlian apa yang paling utama jika nanti Khilafah tegak kembali, saya ingin mengambil program studi itu saja”.  Sementara itu ada fenomena, sebagian mahasiswa Muslim di universitas favorit –  justru mereka yang berprestasi – telah memilih berhenti kuliah dengan alasan mereka merasa telah “tersesat”, karena belajar ilmu-ilmu “sekuler” (seperti kedokteran atau teknik), sementara ilmu-ilmu yang terkait kebahagiaan dunia dan akhirat (yaitu ilmu-ilmu agama) belum cukup mereka teguk.
Baca »

Selasa, 05 Maret 2013

Detik-Detik Runtuhnya Khilafah Islam

0 komentar Diposting oleh Unknown at 02.17
Detik-Detik Runtuhnya Khilafah Islam -  KHILAFAH Islamiyyah telah bermula sejak zaman selepas kewafatan Rasulullah SAW, sejak pemerintahan Khulafaur Rasyidin, dilanjutkan pemerintahan Bani Umayyah, Bani Abbasiyyah, serta beberapa kerajaan lain sebelum kejatuhan kerajaan Islam yang terakhir, yaitu kerajaan Turki Utsmaniyyah.

Khilafah Islamiyyah merupakan kekuatan umat Islam yang amat menggetarkan pihak Barat. Khalifah adalah pengganti Rasulullah dalam mentadbir dan memerintah negara Islam, sekaligus sebagai pemimpin bagi umat Islam secara keseluruhan.
Baca »

3 MARET 1924

0 komentar Diposting oleh Unknown at 02.04
3 MARET 1924 - 3 Maret 1924 (28 Rajab 1342 ) merupakan tanggal penting dalam perjalanan sejarah umat Islam. Pada saat itu , secara resmi Khilafah Islamiyah dibubarkan oleh Kamal at Tartuk, seorang  keturunan Yahudi, yang merupakan agen Inggris.

Sejak saat itu umat Islam, tidak lagi memiliki institusi politik yang menyatukan umat Islam diseluruh dunia. Umat Islam tercerai berai menjadi lebih dari 50 negara bangsa (nation-state), yang membuat umat Islam lemah.

Padahal adalah perkara yang qot’i (pasti) di dalam Islam tentang kewajiban adanya persatuan umat  yang hanya akan terwujud secara riil  dengan kesatuan negara yaitu Khilafah. Kesatuan Khilafah , berarti kesatuan kepemimpinan, yakni satu Kholifah untuk seluruh kaum muslimin di dunia.
Baca »

Sabtu, 02 Maret 2013

Korupsi dimana-mana

0 komentar Diposting oleh Unknown at 07.58
Korupsi dimana-mana - Sedemikian rupa orang percaya pada demokrasi, seolah ia adalah pangkal dari segala kebaikan dan senjata pamungkas untuk setiap persoalan. Segala hal yang baik pastilah demokratis dan segala hal yang buruk pastilah tidak demokratis. Menolak demokrasi sama artinya dengan menolak zaman. Benarkah begitu ?

Ingat, pangkal korupsi adalah sistem demokrasi. Ketika kedaulatan diserahkan kepada manusia atas nama rakyat, hukum pun kemudian ditentukan oleh manusia untuk kepentingan manusia. Dalam kondisi seperti ini uang menjadi panglima, menjadi tujuan kepentingan manusia dan paling mempengaruhi manusia.
Baca »

Jumat, 01 Maret 2013

Menjawab Tuduhan tentang Hizbut Tahrir

0 komentar Diposting oleh Unknown at 23.29
Menjawab Tuduhan tentang Hizbut Tahrir - Dalam perjalanan dakwah menegakkan Kalimatullah di muka Bumi ini bukanlah soal yang mudah. Bebagai macam rintangan dan halangan akan muncul disana-sini. Bentuknya pun bermacam-macam, dan rintangan seperti ini adalah bumbu-bumbu dakwah.

Dalam banyak tulisan, banyak fitnah atau tuduhan yang dialamatkan kepada Hizbut Tahrir terhadap aktivitas dakwah yang dilakukannya. Hizbut Tahrir adalah sebuah sekelompok kaum (sesuai seruan yang termaktub dalam Al Quran),  apabila ingin di Indonesiakan adalah sebuah partai politik Islam (red: arti partai disini tidak sama dengan definisi partai politik dalam dunia demokrasi) yang dalam aktivitas dakwahnya semata-mata mendakwahkan Islam untuk diadopsi oleh masyarakat sebagai pandangan hidupnya.
Baca »

Galeri Dialog Pembebasan Edisi 39

0 komentar Diposting oleh Unknown at 22.26
Galeri Dialog Pembebasan Edisi 39 - Dialog Pembebasan #39 "Tanda-tanda Keruntuhan Kapitalisme" Jumat (1/3/13) pkl 16.15-18.00 wita @pelataran LT.3 MKU Unhas.

"Awalnya saya merasa terpaksa untuk ikut duduk sama2 disini, tapi setelah saya mendengar dan mengikuti arah pembicaraan saya sadar bahwa teman2 GP hanya mau mengajak kita untuk berpikir lebih daripada mahasiswa2 yg lain" komentar Sukri, Mahasiswa Pertanian 2012 pada Dialog Pembebasan #39 "Tanda-tanda Keruntuhan Kapitalisme" Jumat (1/3/13) pkl 16.15-18.00 wita @pelataran LT.3 MKU Unhas.
Dalam dialog Pembebasan Edisi 39 ini, tampil sebagai Fasilitator adalah Muhammad Ikram Sutanto. Tampak pada galeri foto di atas para Peserta menyimak pembicaraan dengan Seksama.
Baca »

Minggu, 24 Februari 2013

Hanya Khilafah Yang Akan Menghilangkan Ancaman Tingginya Inflasi

0 komentar Diposting oleh Unknown at 07.56
Khilafah - Rupee, sebagaimana mata uang lainnya seperti Dolar dan Poundsterling, pada awalnya didukung oleh logam mulia. Dalam kasus Dollar dukungan itu adalah emas dan dalam kasus Rupee dukungannya adalah perak. Sistem ini menstabilkan nilai unit moneter baik secara internal di dalam negeri maupun eksternal pada perdagangan internasional. Saat ini, ada jumlah emas dan perak yang cukup di dunia untuk dapat mendukung ekonomi yang sesungguhnya, transaksi seperti membeli dan menjual makanan, pakaian, tempat berlindung, kemewahan, mesin-mesin manufaktur, teknologi dan sebagainya. Namun, karena praktek-praktek kapitalis permintaan untuk mencetak uang melampaui jumlah pasokan emas dan perak. Pemerintah meninggalkan standar logam mulia, sehingga mata uang hanya didukung oleh otoritas negara, yang memungkinkan dicetaknya yang lebih banyak tanpa didukung sepenuhnya oleh emas dan perak, sehingga uang menjadi tidak berharga, atau hampir tidak berharga. Meskipun klaim palsu meyakinkan pemerintah suatu yang berlawanan, Rupee yang jatuh nilainya secara terus-menerus, menyebabkan kenaikan besar dalam harga. Namun, pemerintah terus mencetak lebih banyak uang tanpa peduli konsekuensinya yang mengerikan, dengan sibuk menggali liang lahat bagi urat nadi perekonomian – yakni mata uang.
Baca »

Parpol : Penegak Demokrasi yang Pelaku Korupsi ?

0 komentar Diposting oleh Unknown at 07.08
Dialogika - Makassar (20/02/2013). Rentetan kasus korupsi yang terungkap di negeri ini serta keterlibatan beberapa petinggi partai politik telah menyita perhatian banyak pihak, termasuk kalangan pergerakan mahasiswa. Hal ini pula yang mendasari Gerakan Mahasiswa Pembebasan Komisariat Unhas mengadakan diskusi panel DIALOGIKA edisi ke-8 yang mengangkat tema "Parpol : Penegak Demokrasi yang Pelaku Korupsi ?" bertempat di di pelataran Baruga AP. Pettarani Universitas Hasanuddin dan dihadiri tidak kurang dari 50 mahasiswa dari berbagai fakultas.

Diskusi panel yang menghadirkan pembicara dari KAMMI dan Gema Pembebasan Komsat Unhas ini dimulai pada pukul 16.15 waktu setempat dan berakhir pada pukul 18.00, dan dipandu oleh Rizal (Aktivis Gema Pembebasan Komsat Unhas) sebagai moderator. "Demokrasi sebagai sitem politik yang diadopsi oleh Indonesia tak bisa lepas dari keberadaan partai politik. Di indonesia parpol menjadi kunci utama bagi keberlangsungan demokrasi. Melalui parlemen parpol mampu berbicara banyak, pembuatan undang-undang dan pengawasan juga di lakukan oleh parpol yang ada di parlemen" ungkap AL Hajar (pembicara dari Gema Pembebasan) saat memulai pemaparannya.
Baca »

Kunjungan Politik GEMA Pembebasan ke BEM Pertanian Unhas

0 komentar Diposting oleh Unknown at 07.02
Kunjungan Politik GEMA Pembebasan ke BEM Pertanian Unhas -  Makassar, Gerakan Mahasiswa (GEMA) Pembebasan Komisariat Universitas Hasanuddin melakukan kunjungan ke salah satu  lembaga internal kampus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM),  tepatnya di BEM Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin. Kunjungan ini dilakukan pada hari Selasa sore, 19 Februari 2013 sebelum aktivitas perkuliahan berakhir.

Kunjungan yang dilakukan merupakan salah satu agenda rutin Gema  Pembebasan komsat Unhas untuk menjalin sinergitas lembaga, menjalin komunikasi antar lembaga internal maupun eksternal kampus, dan memperkenalkan Gema Pembebasan pada khayalak mahasiswa, selain mengopinikan Gema Pembebasan sebagai gerakan mahasiswa yang menyerukan Islam di tengah-tengah kampus.
Baca »
 

Hadist

Dari Abi Nadhrah berkata: "Kami sedang berada bersama Jabir bin Abdullah, rodhiyallahu 'anhuma, dia berkata. (Rasuulullah Saw Bersabda) : "Hampir saja tidak boleh dibawa masuk ke negeri Iraq (diboikot) makanan sepotong roti-pun (qafizh), diboikot pula masuknya dirham,". Kami lalu bertanya kepada beliau, "Dari mana (bangsa) yang melakukan demikian?" Dia menjawab, "Orang orang 'Ajam (non Arab. Red. Amerika) yang memmboikotnya".
Kemudiannya Beliau berkata lagi, " Hampir–hampir saja tidak boleh dibawa masuk sekeping dinar kepada penduduk Syaam, tidak boleh pula dibawa masuk (diboikot) kepada penduduk Syaam se-takar-an makanan pun (mudyun)." Kami bertanya lagi, "Dari mana (bangsa) yang melakukan demikian? Beliau menjawab, "Dari bangsa Ruum. (Note : kita tahu Israel adalah imigran dari Ruum, utamanya dari Eropa, yang datang menjajah Palestine sejak tahun 1917). Kemudian diam sejenak.
Lalu dia berkata, Bersabda Rasuulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, "Akan segera tegak berdiri di akhir Ummat-Ku seorang Kholiifah (red. Beberapa saat, setelah pemboikotan itu terjadi), Kholifah akan membagi bagikan harta, dengan tanpa menghitung-hitung jumlahnya. (Shohih Muslim : 5189)

Dari Nu'man bin Basyir: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Masa Kenabian itu berlangsung di tengah-tengah kalian selama yang dikehendaki Allah, kemudian Dia mengangkatnya bila Ia hendak mengangkatnya. Kemudian berlangsung masa khilafah di atas manhaj kenabian selama yang dikehendaki Allah, kemudian Dia mengangkatnya bila Allah hendak mengangkatnya. Kemudian berlangsung masa kerajaan yang menggigit selama yang dikehendaki Allah, kemudian Dia mengangkatnya bila Dia hendak mengangkatnya. Kemudian berlangsung masa kerajaan yang sewenang-wenang selama yang dikehendaki Allah, kemudian Dia mengangkatnya bila Ia hendak mengangkatnya. Kemudian akan ada khilafah di atas manhaj kenabian." Kemudian beliau diam. [HR. Ahmad IV/273, Al-Baihaqi]